Pada puncak, segala sesuatu runtuh: waktu, identitas, harapan. Kamu menonton adegan-adegan terakhir dengan tangan mengepal, napas tercekat. Ketika kredit mulai bergulir, suasana tidak serta-merta kembali normal. Ada keheningan tebal yang ikut terbawa dari layar ke ruanganmu; seolah kamar di film masih menempel di sudut rumahmu, menunggu untuk berdentang lagi.
Pada puncak, segala sesuatu runtuh: waktu, identitas, harapan. Kamu menonton adegan-adegan terakhir dengan tangan mengepal, napas tercekat. Ketika kredit mulai bergulir, suasana tidak serta-merta kembali normal. Ada keheningan tebal yang ikut terbawa dari layar ke ruanganmu; seolah kamar di film masih menempel di sudut rumahmu, menunggu untuk berdentang lagi.