Film ini, dengan plotnya yang sederhana—hubungan manusia dan alam, cinta yang melawan perbedaan—terasa sangat dekat dengan dunia Arya. Ia, yang lahir di kota tetapi dihempas oleh imajinasi hutan dan laut, melihat dirinya dalam perpaduan kebudayaan. Subtitle Indonesia, khas bahasa yang ia gunakan sehari-hari, mengingatkannya pada kakeknya yang sering menceritakan legenda Ratu Ibu dan pahlawan hutan. Apakah Tarzan versi barat dan mitos nusantara itu tidak jauh berbeda? Keduanya mencari harmoni antara tata hukum cinta, alam, dan kesombongan manusia.